Senin, 07 Juli 2014

Masa SMA, cek this out

Persahabatan kita bukan sampai disini saja kawan. Memang hari kemarin Selasa,  20 Mei 2014 kita telah melewati tahap yang namanya Pelulusan. Pelulusan itu sendiri serentak di seluruh Indonesia. Dan Alhamdulillah SMA Informatika Ciamis angkatan tahun 2014 Lulus 100%. Itu artinya kita bukan anak osis lagi. Wih bukan anak osis lagi? Terus sekarang kita apa dong? Anak pejabat?

Oh tentu saja bukan. Kita sekarang adalah bagian dari masyarakat yang harus ikut berpartisipasi membangun lingkungan dan negara (kalau udah bawa-bawa nama negara berat kali ya hehe). Duh, kalau di pikir-pikir emang bingung sih kalau udah keluar kayak gini. Apalagi kebanyakan libur, gak ada kerjaan di rumah juga. Selain tidur, makan, online, nonton tv, dll. Itu sih rutinitas yang mebuat jenuh tiap hari. Nungguin perpisahan kan masih lama, tanggal 14 Juni nanti. Lalu ngisi hari-harinya gitu-gitu aja?
Iya emang gitu-gitu aja. Ini masa-masa paling sulit dan bikin mood naik turun. Mau main aja sama siapa? Temen-temennya juga udah pada sibuk sendiri-sendiri. Buat ketemu aja sekarang susah. Biasanya kalau masih sekolah tiap hari suka ada aja yang bikin ketawa, kumpul-kumpul di depan kelas sambil gaje-gajean gitu. Atau malah jajan di kantin sambil malakin uang, minta di jajanin sama temen wkwk (jangan di tiru). Atau malah juga ngerjain tugas bareng-bareng di kelas, karena di marahin guru. Tapi, itu moment yang paling di kangenin saat seperti ini. Sekarang mah mana bisa! Hanya tinggal kenangan! Hanya bisa di visualisasikan melalui pikiran dan enggak bisa di sentuh atau masuk ke moment itu lagi, sungguh menyedihkan. Masa-masa putih abu itu emang nyenengin bangetlah. Mulai dari kisah percintaan, persahabatan, penghianatan, semangat dll lengkap semuanya disana.

Andai aku bisa mengulang itu semua. Mungkin, saat aku terdiam seperti saat ini yang hanya bisa memandangi monitor laptop dan terus menulis cerita ini dan berharap moment itu sekarang terjadi lagi di hadapanku. Aku akan buat kalian tertawa lepas lagi dengan berbagai canda. Tapi aku tak bisa. Mesin waktu saja tak dapat menembus dengan berbagai kejadian yang telah kita lalui bersama. Sempat sedih, tapi mau bagaimana lagi?! Kenapa setiap pertemuan selalu ada perpisahan? Kenapa?
Bukankah perpisahan itu terlalu menyakitkan bagi mereka yang tau kebersamaan itu indah, kebersamaan itu menghangatkan, kebersamaan itu kekeluargaan, kebersamaan itu anugerah Tuhan. Kenapa pertemuan itu tak bisa selamanya. Kenapa?
Aku tak tau, mengapa sesedih ini saat berpisah. Apa karena terlalu mencintai persahabatan? Mungkin iya. Ya Tuhan, aku harap ini tak akan berlarut-larut sampai nanti. Bukankah ini awal menuju masa depan? Masa depan yang penuh tantangan. Nanti suatu saat kita akan bertemu lagi yah teman-temanku. Aku sayang kalian, kalian sudah ku anggap bagian dari keluargaku. Terimakasih untuk hari kemarin telah memberikan aku semangat tentang persahabatan dan kebersamaan, telah memberikan aku arti senyum dan tawa, telah membantu aku melewati berbagai rintangan yang sering kali datang tanpa di undang. Terimakasih juga hari kemarin telah membasuh segala kesedihan dan air mataku. Aku tak akan melupakan kalian teman-teman seperjuanganku. Terus berjalanlah dan berjuanglah untuk hidupmu sendiri, dan gapailah segala cita-cita dan harapanmu. Kelak suatu saat perjunganmu akan membuahkan hasil untuk dirimu dan untuk orang lain terutama kelurgamu. Sampai jumpa lagi di negeri yang bernama Masa Depan. Aku akan menunggu disana :))


Minggu, 06 Juli 2014

Barakatak Sunda (Capres Cawapres)

"Bibi mah geuleuh, pemilu nu ayeuna mah loba san saling hujat menghujatna. Bibi mah keur fesbukan ge loba san nu rasisna boh dina fans page, grup, status dsb. Hiji kubu keukeuh merjuangkeun si eta. Hiji kubu deui ge keukeuh merjuangkeun si itu. Ai bibi di perjuangkeun ku saha atuh neng? Da bibi juga pengen atuh di perjuangin kayak mereka ih biar cucok keliatannya ekeu teh neng. Da bibi ge manusa masih punya perasaan sama seperti dirimu ououou :((((((" said Bi Onah.

Pangna bi Onah akhirnya jadi galau begitu kenapa? Apa ada yang salah dengan diriku ini? Dan kenapa juga itu tidak nyambung nyarita teh. Mimiti nyarita pemilu ai pokna mah kalah nyarita perasaan. Geus bi, tarimakeun jadi janda teh lah. Ngerakeun geus kolot juga masih wae galau. Tah mun diriku mah gpp galau juga da keur meumeujeuhna beger dan kumincir. Geuningan eta kumincir teh nu aya di nagara Walanda tea. Piraku teu apal mah gais, hayam hitut ge apaleun atuh ah :((

Oke fix, kembali ke tangtop. Mungkin karena baheula mah pas tahun 2004 jeung 2009 capres jeung cawapres teh pilihana lumayan. Lumayan lieur maksudna :(( Ai pas tahun 2014 mah geuning ngan 2. Nya pantes we babari hujat menghujat teh ai kitu mah. Da ai calona loba mah asa ek moal jiga kieu-kieu teuing. Bener teu ceuk maraneh gais? Apalagi mingpin aku buat jadi imam aku. Ai kamu bisa enggak? Beurat euy tanggung jawabnya jangan gagabah jadi pamingpin atawa imam dina rumah tangga teh. Alah euy kalah jadi kana rumah tangga si horeng teh.

~Geus puguh lila keneh eta mah atuh

~Atuh bet teu nanaon, da eta mah cita-cita muehehe :(((((

Sesungguhnya jadi pamingpin buat Indonesia itu bukan hanya sekedar pamingpin tapi harusnya juga khilafah. Karena sebaik-baiknya pamingpin memang khilafah lah yang terbaik. Oke gais? Mengertos sekarang mah? Coba tenjo saja pas zaman Rasulullah SAW. Jangan mudah di adu domba yah. Tentang capres ini capres itu. Di medsos, blog dll yang menjerumuskan. Karena apa yang mereka tulis belum tentu benar keabsahannya! Sing inget yeuh ujang eneng eneng sadaya! Karena untuk 5 menit dapat mengubah Indonesia 5 tahun. Ajaib kan? ;))
Aku mah emang gak terlalu fanatik sama ini. Tapi aku fanatiknya juga sama kamu eaks eaks :")
Kamu siapa? TEUING aku ge teu apal iiiiìihhhh :(((((((( *emot ngegel curuk
Soklah bade milih nu mana ge terserah. Aku mah ikhlas. Mau milih si itu atawa si eta juga gpp ai moal milih aku mah gpp bener nage.
Da aku mah strong, da incuna nobita :"))))
Pilih dengan hati nurani bung!